Praktek percaloan tiket pesawat terbang masih sulit diberantas. Apa lagi pada saat hari hari besar atau liburan. Semakin bertambahnya jumlah calon penumpang pesawat terbang membuat praktek percaloan tiket pesawat mudah terjadi.
Calo Tiket Pesawat Yang Sulit di Berantas
Maskapai penerbangan tidak bisa menjamin kegiatan angkutan Hari basar melalui moda transportasi udara bebas dari praktek percaloan tiket selama calon penumpang masih mau memanfaatkan jasa calo. Sekretaris Jenderal Indonesia National Air Carrier Association (INACA) Tengku Burhanuddin mengatakan praktek percaloan tiket tetap terjadi selama penumpang dan calo masih diberi kesempatan untuk berinteraksi.
Praktek percaloan terjadi karena calon penumpang masih ada yang mau memanfaatkan jasa calo tersebut. "Selama penumpang merasa nyaman menggunakan tiket dari calo, praktek percaloan ini tidak bisa dibrantas," katanya kepada Bisnis hari ini. Namun, katanya, pihaknya mengharapkan petugas tiket di bandara memberlakukan kebijakan yang ketat terutama terkait dengan kecocokan nama yang tertulis pada tiket dengan yang tertulis di kartu tanda penduduk (KTP).
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperkirakan arus mudik yang akan menggunakan moda transportasi udara tahun ini mencapai 1,97 juta orang atau naik 15,2% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebanyak 1,71 juta orang. Besarnya animo pemudik untuk menggunakan moda transportasi udara pada saat hari besar mendorong terjadinya praktek percaloan tiket di bandara udara.
Petugas bandara mengakui pengetatan pemeriksaan nama pada tiket ini bisa memicu terjadinya keributan antara calon penumpang dengan petugas ticketing. "Tetapi ini harus dilakukan jika ingin angkutan Hari raya steril dari praktek percaloan," ujarnya.
Sebenarnya keberadaan Agen tiket pesawat yang saat ini ada itu sudah dapat memperkecil terjadinya praktek percaloan tapi yang namanya calo masih saja bertebaran di mana saja demi untuk dapatkan keuntungan yang lebih dari usahanya, dan para petugas yang bersangkutan harus ikut serta dalam memberantas praktek percaloan tiket pesawat ini.
Bila ingin tanya jawab seputar tiket pesawat: tanya jawab agen tiket
Calo Tiket Pesawat Yang Sulit di Berantas
Maskapai penerbangan tidak bisa menjamin kegiatan angkutan Hari basar melalui moda transportasi udara bebas dari praktek percaloan tiket selama calon penumpang masih mau memanfaatkan jasa calo. Sekretaris Jenderal Indonesia National Air Carrier Association (INACA) Tengku Burhanuddin mengatakan praktek percaloan tiket tetap terjadi selama penumpang dan calo masih diberi kesempatan untuk berinteraksi.
Praktek percaloan terjadi karena calon penumpang masih ada yang mau memanfaatkan jasa calo tersebut. "Selama penumpang merasa nyaman menggunakan tiket dari calo, praktek percaloan ini tidak bisa dibrantas," katanya kepada Bisnis hari ini. Namun, katanya, pihaknya mengharapkan petugas tiket di bandara memberlakukan kebijakan yang ketat terutama terkait dengan kecocokan nama yang tertulis pada tiket dengan yang tertulis di kartu tanda penduduk (KTP).
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperkirakan arus mudik yang akan menggunakan moda transportasi udara tahun ini mencapai 1,97 juta orang atau naik 15,2% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebanyak 1,71 juta orang. Besarnya animo pemudik untuk menggunakan moda transportasi udara pada saat hari besar mendorong terjadinya praktek percaloan tiket di bandara udara.
Petugas bandara mengakui pengetatan pemeriksaan nama pada tiket ini bisa memicu terjadinya keributan antara calon penumpang dengan petugas ticketing. "Tetapi ini harus dilakukan jika ingin angkutan Hari raya steril dari praktek percaloan," ujarnya.
Sebenarnya keberadaan Agen tiket pesawat yang saat ini ada itu sudah dapat memperkecil terjadinya praktek percaloan tapi yang namanya calo masih saja bertebaran di mana saja demi untuk dapatkan keuntungan yang lebih dari usahanya, dan para petugas yang bersangkutan harus ikut serta dalam memberantas praktek percaloan tiket pesawat ini.
Bila ingin tanya jawab seputar tiket pesawat: tanya jawab agen tiket
Tidak ada komentar:
Posting Komentar