Berikut ini ada beberapa cara untuk anda saat mengisi form dan menyusun dokumen pendukung saat membuat visa:
Jadi fokuskan untuk menyusun alasan logis untuk membuang kesimpulan ini jauh-jauh, yaitu dengan :
1. Jangan begitu percaya pada nilai tabungan yang besar (terutama apabila jumlah itu terlalu terlihat fluktuatif).
2. Utk bukti keuangan, fokus pada bukti-bukti keuangan yang menunjukkan Anda sanggup bayar tiket untuk pulang dan tidak jadi gelandangan di sana. Contoh : saya pernah hanya menyertakan billing kartu kredit saya (yang tentunya dipilih yang paling 'bersih') untuk menunjukkan kemampuan 'ngutang' (alias credit limit) kalau ada 'apa-apa' nanti.
3. Selalu sertakan paspor lama Anda (apalagi kalau sudah ada beberapa perjalanan ke luar negeri walau tanpa Visa).
4. Gunakan referensi yang bersifat kuat untuk mendukung bahwa Anda akan 'kembali'. Biasanya dari bisnis atau organisasi lebih kuat. Misalnya mintakan surat informal saja dari atasan Anda yang menunjukkan bahwa Anda memegang posisi 'kunci' dan 'dibutuhkan'.
5. Hindari referensi yang memberikan alasan bagi mereka utk menambah kecurigaan untuk tidak balik. Misal : punya saudara di sana, tinggal bersama saudara, banyak teman. Selain jadi tambah ragu, kadang Anda malah diminta data lengkap (plus fotocopy paspor mereka). Runyam kan?
6. Tuliskan alasan Anda ke negara itu, dan sedikit penjelasan bahwa Anda pasti akan kembali ke Indonesia setelah trip ini. Sertakan alasan Anda (keluarga banyak di sini, cinta Indonesia, pekerjaan penting, dst). Bila tidak ada kolom-nya, ketik di kertas tambahan.
7. Hotel dan tiket pesawat, mending gunakan yang bisa di-cancel kalaupun batal. Atau jika memang susah, print aja informasi schedule, harga, dst. Kalau nanti ditanya, bilang aja masih menunggu kepastian tanggal, ini daftar optionnya.
8. Jangan menambah informasi yang tidak relevan. Malah dipertanyakan nanti.
TIPS Interview
1. Apabila yang interview bukan orang yang bisa berbahasa Indonesia, jangan terlalu pede utk tidak meminta penerjemah kalau ditawari (daripada salah dengar atau salah pilih kata-kata).
2. Biasanya pertanyaan mengulang pertanyaan di formulir. Jadi jangan sampai Anda tidak tahu apa yang Anda tulis (berapa lama, pekerjaan Anda, dst).
3. Tetap ingat, jangan memberi mereka alasan untuk ragu apakah Anda 'mampu' dan 'mau' utk kembali ke Indonesia.
4. Berikan jawaban yang logis, tidak usah dibesar-besarkan. Jangan 'sok tahu' apabila Anda tidak tahu.
5. Walau kadang jengkel karena berpikir 'gila nih rese bener sih!' .. tahan.. tahan. Jangan malah komplain dan marah-marah. Ingat mereka berhak utk tidak memberikan Visa tanpa harus menjelaskan alasan detail. Informasi lebih bila anda ingin membuat visa: pengurusan visa
Tanya jawab tentang bisnis: tanya jawab peluang bisnis
Jadi fokuskan untuk menyusun alasan logis untuk membuang kesimpulan ini jauh-jauh, yaitu dengan :
1. Jangan begitu percaya pada nilai tabungan yang besar (terutama apabila jumlah itu terlalu terlihat fluktuatif).
2. Utk bukti keuangan, fokus pada bukti-bukti keuangan yang menunjukkan Anda sanggup bayar tiket untuk pulang dan tidak jadi gelandangan di sana. Contoh : saya pernah hanya menyertakan billing kartu kredit saya (yang tentunya dipilih yang paling 'bersih') untuk menunjukkan kemampuan 'ngutang' (alias credit limit) kalau ada 'apa-apa' nanti.
3. Selalu sertakan paspor lama Anda (apalagi kalau sudah ada beberapa perjalanan ke luar negeri walau tanpa Visa).
4. Gunakan referensi yang bersifat kuat untuk mendukung bahwa Anda akan 'kembali'. Biasanya dari bisnis atau organisasi lebih kuat. Misalnya mintakan surat informal saja dari atasan Anda yang menunjukkan bahwa Anda memegang posisi 'kunci' dan 'dibutuhkan'.
5. Hindari referensi yang memberikan alasan bagi mereka utk menambah kecurigaan untuk tidak balik. Misal : punya saudara di sana, tinggal bersama saudara, banyak teman. Selain jadi tambah ragu, kadang Anda malah diminta data lengkap (plus fotocopy paspor mereka). Runyam kan?
6. Tuliskan alasan Anda ke negara itu, dan sedikit penjelasan bahwa Anda pasti akan kembali ke Indonesia setelah trip ini. Sertakan alasan Anda (keluarga banyak di sini, cinta Indonesia, pekerjaan penting, dst). Bila tidak ada kolom-nya, ketik di kertas tambahan.
7. Hotel dan tiket pesawat, mending gunakan yang bisa di-cancel kalaupun batal. Atau jika memang susah, print aja informasi schedule, harga, dst. Kalau nanti ditanya, bilang aja masih menunggu kepastian tanggal, ini daftar optionnya.
8. Jangan menambah informasi yang tidak relevan. Malah dipertanyakan nanti.
TIPS Interview
1. Apabila yang interview bukan orang yang bisa berbahasa Indonesia, jangan terlalu pede utk tidak meminta penerjemah kalau ditawari (daripada salah dengar atau salah pilih kata-kata).
2. Biasanya pertanyaan mengulang pertanyaan di formulir. Jadi jangan sampai Anda tidak tahu apa yang Anda tulis (berapa lama, pekerjaan Anda, dst).
3. Tetap ingat, jangan memberi mereka alasan untuk ragu apakah Anda 'mampu' dan 'mau' utk kembali ke Indonesia.
4. Berikan jawaban yang logis, tidak usah dibesar-besarkan. Jangan 'sok tahu' apabila Anda tidak tahu.
5. Walau kadang jengkel karena berpikir 'gila nih rese bener sih!' .. tahan.. tahan. Jangan malah komplain dan marah-marah. Ingat mereka berhak utk tidak memberikan Visa tanpa harus menjelaskan alasan detail. Informasi lebih bila anda ingin membuat visa: pengurusan visa
Tanya jawab tentang bisnis: tanya jawab peluang bisnis
Tidak ada komentar:
Posting Komentar